SanDisk Beritahu Investor Margin Akan Turun, Saham SNDK Tetap Naik 14%
SanDisk mengarahkan investor menuju margin kotor 80% sampai fiskal 2030. Kini mereka membukukan margin 84,6%. Meski begitu, sahamnya tetap naik 13,67%. Biasanya, panduan margin lebih rendah membuat harga saham tertekan. Tapi, kenyataannya berbeda karena data terbaru perusahaan sendiri. Performa Saham Sandisk (SNDK) | Sumber: Yahoo Finance Disponsori Disponsori Mengapa Saham SanDisk Naik Walau Target Margin Lebih Rendah Margin kotor adalah keuntungan setelah dikurangi biaya produksi. SanDisk melaporkan margin 84,6% untuk kuartal yang berakhir 3 Juli. Tiga bulan sebelumnya ada di angka 78,4%. Target baru sekitar 80% ini di bawah dua angka tersebut. SanDisk $SNDK lays out its FY28–FY30 targets: Mid-to-high teens revenue growth ~80% non-GAAP gross margin ~50% adjusted FCF margin The company also expects to return 100% of excess cash to shareholders. Sekarang coba lihat lebih jauh ke belakang. Pada kuartal yang berakhir Maret 2025, margin yang sama hanya 22,5%. Setelah itu naik jadi 26,2%, 29,8%, 50,9%, 78,4%, lalu 84,6%. Dalam lima kuartal, angkanya nyaris naik empat kali lipat. Jadi, panduan margin ini bukan pemangkasan sebenarnya. Manajemen yakin lonjakan margin ini bisa bertahan secara permanen. Harga saham ditutup di US$1.528,11 pada hari Kamis. Investor menganggap 80% sebagai batas bawah, bukan batas atas. Angka di Balik Lonjakan Margin SanDisk SanDisk memproduksi NAND flash, chip memori yang ada dalam solid-state drive. Data center AI membelinya dalam