Arthur Hayes Prediksi Boom AI Akan Overbuild, Crash, dan Serahkan Bantuan pada Bitcoin

Arthur Hayes memberikan peringatan tentang pembangunan pusat data artificial intelligence (AI). Ia memperkirakan ledakan ekonomi bernilai triliunan dolar AS ini akan berakhir dengan kehancuran dan bailout.  Tapi, mengapa hal ini penting bagi aset kripto? Menurut mantan CEO BitMEX tersebut, Bitcoin (BTC) dan aset kripto lainnya akan menyerap kelebihan likuiditas yang muncul setelahnya.  Disponsori  Disponsori  Siapa yang Membayar Ledakan AI Ketika Pusat Data Dibuka?  Perkiraan biaya pembangunan di AS berkisar antara US$2,8 triliun pada 2030 hingga US$10,3 triliun pada 2032, terang Forbes. Para pengembang sudah mengumpulkan utang sedikitnya US$1,3 triliun, berdasarkan data dari platform kredit Atrium.  Meski begitu, Hayes menyebut pengeluaran ini sebagai “pemborosan triliunan dolar AS.” Ia menyampaikan pendapat ini kepada CNBC dalam ajang Gamma Prime Investing Conference di Singapura.  Ia menuturkan pembangunan besar-besaran itu akan membuat daya komputasi menjadi murah dan melimpah. SpaceX, OpenAI, dan Anthropic mendorong permintaan besar, namun, sambungnya, tidak satu pun di antara mereka yang menghasilkan uang.  Menariknya, ekonom Columbia, Stijn van Nieuwerburgh, menghitung bahwa imbal hasil 10% dari pengeluaran itu membutuhkan pendapatan tahunan sebesar US$3,7 triliun pada tahun 2032.  Setelah pembangunan rampung, penyedia infrastruktur akan menagih pembayaran sesuai komitmen perusahaan AI terhadap kapasitas komputasi. Hayes memprediksi ujian itu akan terjadi pada akhir 2027 atau 2028.  “Jika kamu mempelajari sejarah keuangan dan setiap peluncuran teknologi besar,

Dalam 1 MingguIndustri

Kripto Menang di Washington meskipun Clarity Act Gagal, Kata Kepala Kebijakan

Kripto sedang meraih kemenangan di Washington meski Clarity Act gagal, ujar Kristin Smith, presiden Solana Policy Institute. Ia menuturkan aturan yang selesai disusun regulator federal sebelum musim panas 2028 bisa jadi sulit dibatalkan.  Clarity Act, sebuah rancangan undang-undang yang akan menetapkan aturan pasar federal untuk aset digital, gagal di Senat. Meskipun demikian, aturan dari lembaga lebih mudah dibalikkan dibandingkan undang-undang, jadi waktu sangat menentukan.  Apakah Kripto Benar-Benar Menang di Washington?  Smith memimpin Solana Policy Institute, kelompok kebijakan kripto. Ia juga kini menjabat sebagai CEO interim Blockchain Association, sebuah asosiasi perdagangan.  Disponsori  Disponsori  Ia menyampaikan kepada Bloomberg bahwa industri kripto sudah berhasil memenangkan Genius Act, yaitu undang-undang stablecoin AS. Industri ini juga sukses dalam perubahan aturan broker Internal Revenue Service (IRS).  Smith menuturkan, pertarungan legislatif memberikan regulator perlindungan politik untuk bertindak. Sementara itu, Commodity Futures Trading Commission (CFTC) membuka komentar publik pada hari Senin mengenai aturan trading kripto ritel dengan leverage.  Pembuatan aturan di Securities and Exchange Commission (SEC) dan CFTC dapat memakan waktu 18 hingga 24 bulan, ujar Smith.  Congressional Review Act memungkinkan Kongres membatalkan aturan lembaga yang baru selesai. Smith meyakini aturan yang diselesaikan sebelum periode itu, sekitar musim panas 2028, akan bertahan lama.  Apa yang Masih Bisa Menghalangi RUU Kripto yang Lebih Besar?  Smith menyebut peluang Clarity Act dihidupkan

Dalam 1 MingguIndustri

Hyperliquid Menjadikan Singapura Rumah — tapi Apakah Sudah Punya Lisensi?

Hyperliquid telah memastikan bahwa mereka terdaftar di Singapura, sebagaimana diberitakan oleh Financial Times pada hari Selasa. Tapi, regulator keuangan di Singapura dilaporkan tidak menganggap platform tersebut berada di bawah yurisdiksinya.  Regulator itu adalah Monetary Authority of Singapore (MAS), yaitu bank sentral negara-kota tersebut. Dalam laporan tersebut, kekhawatiran terbesar adalah karena Hyperliquid bersifat decentralized.  Tim Hyperliquid Tinggal di Singapura, tapi Tidak Memiliki Lisensi  Timnya yang berjumlah sekitar 11 orang, dipimpin oleh co-founder Jeff Yan, pindah ke Singapura pada tahun 2024. Mereka sama sekali tidak pernah mengajukan lisensi dari MAS.  Disponsori  Disponsori  Pada 26 Juni, MAS menambahkan Hyperliquid ke dalam daftar peringatan kripto Singapura. Daftar ini menandai perusahaan-perusahaan yang mungkin disangka masyarakat telah diawasi oleh MAS.  Masuknya Hyperliquid ke dalam daftar tersebut adalah sebagai peringatan, bukan larangan. Hyperliquid menanggapi bahwa infrastrukturnya bersifat permissionless, dan para pengguna tetap memegang kendali atas dana mereka sendiri.  Kyle Samani, chairman dari Forward Industries, mengkritik klaim permissionless dari Hyperliquid beberapa hari kemudian.  “Hyperliquid bukan permissionless. Berhenti memanipulasi opini publik,” ucap Kyle Samani.  Singapura Sudah Memaksa Beberapa Perusahaan Kripto Keluar  MAS sudah menutup satu jalan bagi perusahaan kripto lokal. MAS menetapkan batas waktu hingga 30 Juni 2025 bagi perusahaan yang hanya melayani klien luar negeri untuk mendapatkan lisensi atau berhenti beroperasi.  MAS juga menyatakan bahwa secara umum tidak akan memberikan

Dalam 1 MingguIndustri

Cina Bisa Memicu Supercycle Bitcoin Berikutnya: Apa yang Menghambatnya?

Cina bisa saja memicu supercycle Bitcoin berikutnya jika Beijing mengizinkan warganya untuk melakukan trading aset kripto di bawah pengawasan ketat. Hal ini menurut mantan bankir UBS, Joseph Chee, meski ia tidak memberikan batas waktu kapan hal tersebut akan terjadi.  Sebelumnya, Chee pernah memimpin divisi perbankan investasi Asia di UBS. Sekarang, ia memimpin Solana Company, sebuah perusahaan yang terdaftar di Nasdaq dan menjadikan token Solana (SOL) sebagai aset treasury mereka.  Hong Kong Jadi Uji Coba Kripto Cina  Trading aset kripto masih ilegal di daratan utama. Pada bulan Februari, Bank Sentral Cina (PBOC) bersama tujuh lembaga lain kembali menegaskan larangan tersebut dan tetap membatasi stablecoin agar tetap harus disetujui pemerintah lebih dulu.  Saat berbicara di program Squawk Box Asia CNBC, mantan eksekutif UBS itu menyampaikan bahwa Beijing sangat memantau perkembangan teknologi ini lewat lembaga think tank dan para akademisi.  Menurut Chee, para pejabat Cina memanfaatkan Hong Kong untuk menguji bagaimana aset kripto dapat diadopsi dan dikendalikan.  Disponsori  Disponsori  “Ketika pemerintah Cina menemukan cara untuk mengelola hal ini dan membolehkan akses untuk trading kripto… menurut saya aset kripto akan masuk ke supercycle berikutnya,” ujar Chee menjelaskan.  Ia menambahkan, saat ini Beijing mungkin belum akan memperbolehkan trading atau penerbitan stablecoin dalam negeri, yaitu token yang dikaitkan dengan mata uang seperti dolar AS.  Apa yang

Dalam 1 MingguIndustri

Jeff Kilburg Dukung 2 Saham Teknologi Meski Diperdagangkan di Atas Target Analis

Kontributor CNBC, Jeff Kilburg, membeli saham Fortinet dan Cloudflare untuk kuartal keempat, meskipun keduanya diperdagangkan di atas target analis. Menurut hitungannya, hanya Arista, pilihannya yang ketiga, yang masih sekitar 20% di bawah targetnya.  Pendiri KKM Financial tersebut menawarkan ketiganya di program The Exchange CNBC sebagai cara untuk mendapatkan keuntungan dari pengeluaran AI. Dia juga mengakui bahwa Cloudflare belum menghasilkan laba.  Mengapa Membeli Saham yang Diperdagangkan di Atas Target Analis?  Kilburg menyebut bahwa ketiga saham ini merupakan cara untuk bermain di sektor pengeluaran AI tanpa harus memiliki saham hyperscaler, yaitu perusahaan cloud besar yang membeli chip.  Disponsori  Disponsori  Sebaliknya, Arista yang menjual perangkat jaringan data center, naik sekitar 58% tahun ini, ujar dia. Ia menyoroti margin operasi mendekati 50% dan mengatakan hyperscaler tidak akan berhemat untuk jaringan.  Fortinet, penyedia layanan keamanan siber, naik 130% tahun ini dan diperdagangkan sekitar 53 kali proyeksi laba, terang dia. Ia sudah memegang CrowdStrike dan Palo Alto Networks, sehingga Fortinet memberikan diversifikasi, bukan tema baru.  Cloudflare, yang mengatur dan mengamankan lalu lintas internet, diperdagangkan di atas target US$350, Kilburg papar. Ia menyebut rasio harga terhadap laba (forward P/E) Cloudflare hampir 300. Namun, pembawa acara Kelly Evans mencatat angka 246.  Evans membandingkan valuasi tersebut dengan masa-masa awal Netflix, ketika laba saham itu juga sulit untuk dipertahankan.  Bisakah

10-06Industri

Dan Niles Dukung Alphabet dan Meta karena Google Cloud Tumbuh Lebih dari 80%

Dan Niles, pendiri Niles Investment Management, mengungkapkan bahwa dirinya masih menyukai Alphabet dan Meta Platforms. Ia menyoroti pertumbuhan Google Cloud yang di atas 80% dan agen Muse AI dari Meta, tepat saat valuasi Nvidia mendekati US$6 triliun.  Nvidia mencatat rekor tertinggi pada 2 Oktober yang menunjukkan seberapa besar investor mau membayar untuk chip AI. Pertanyaan yang lebih sulit adalah siapa yang mendapatkan keuntungan dari pengeluaran untuk AI di balik itu semua.  Mengapa Dan Niles Masih Suka Meta Setelah Reli?  Niles pertama kali menyorot Meta pada 7 September, ketika harga sahamnya turun sekitar 7% sepanjang tahun ini, ujarnya.  Meta baru-baru ini mengalami lonjakan harga sahamnya. | Sumber: Trading View  Meta meluncurkan Muse, sebuah agen yang menjelajahi web dan menyelesaikan tugas untuk pengguna, pada 8 September. Niles mengatakan aplikasi tersebut kini berada di atas ChatGPT di App Store.  Disponsori  Disponsori  Google, Microsoft, dan Amazon sudah menyewakan kekuatan komputasi AI melalui public cloud. Tetapi, Meta belum melakukannya dan Niles melihat bisnis cloud sebagai cara berikutnya bagi Meta untuk memonetisasi pengeluaran AI.  Ia sekarang memang kurang menyukai saham itu dibandingkan waktu di bulan September setelah harganya naik. Meski begitu, menurutnya masih ada momentum, dan JPMorgan meningkatkan target harga Meta menjadi US$920 dari US$820 pada bulan lalu.  Bisakah Pertumbuhan Google Cloud Mengimbangi Kekhawatiran Layanan Pencarian?  Alphabet

10-06Industri

Nike Turun 47% tetapi Agen AI Bisa Membuat Masalah Berikutnya Lebih Buruk

Saham Nike turun 47% tahun ini. CEO ritel Jan Kniffen menuturkan agen AI bisa mengarahkan pembeli menjauhi merek lawas.  Nike sudah menghadapi penurunan penjualan. Pendapatan anjlok 4% di kuartal terbaru, dan perusahaan memproyeksikan penurunan satu digit tinggi di tahun fiskal ini. Sekarang, disrupsi AI terus meluas ke berbagai area termasuk raksasa Wall Street.  Siapa yang Mengontrol Rak Saat Agen AI yang Berbelanja?  Kniffen, CEO J. Rogers Kniffen Worldwide Enterprises, tampil di Power Lunch milik CNBC. Ia menjelaskan agen AI sebentar lagi akan memilih dan membeli produk untuk para pembeli.  Seseorang yang hanya meminta sepatu lari, bukan Nike, mungkin tak akan melihat merek tersebut pertama kali. Pesaing seperti Hoka atau On bisa saja menang dalam hal kenyamanan dan harga.  Disponsori  Disponsori  Sementara itu, para pembawa acara mempertanyakan gagasan tersebut, karena pilihan yang salah membuat konsumen harus mengembalikan barang dan merepotkan.  namun, Kniffen berpendapat inersia bisa melindungi merek, karena banyak pembeli masih langsung menyebut nama Nike saat berbelanja.  Nike tidak tinggal diam melihat perubahan ini. ConsumerGoods melaporkan pada Mei bahwa Nike berencana berjualan di dalam chatbot Gemini milik Google dan pencarian AI Mode mulai Juni. tetap saja, agen bisa saja memilih produk pesaing.  Apakah Skala Memenangkan Era Agen?  Kniffen berargumen bahwa pemain besar pada akhirnya akan menang, sebagaimana Amazon dan Walmart setelah ledakan

10-06Industri

Trump Bilang Selat Hormuz Tidak Lagi Pengaruhi Harga Gas. Apakah Benar?

Sebuah proyektil menghantam kapal tanker di Selat Hormuz pada hari Senin dan menyebabkan ruang mesin kapal tersebut terbakar. Sementara itu, Presiden Donald Trump mengklaim bahwa selat itu sudah bukan lagi alasan mengapa masyarakat Amerika membayar lebih mahal untuk bensin.  Badan UK Maritime Trade Operations (UKMTO), yang mencatat serangan terhadap kapal kargo, menyebutkan kru kapal sedang berupaya memadamkan kebakaran di ruang mesin. Ini merupakan peringatan insiden ke-10 dari badan tersebut sejak 1 Oktober.  Siapa yang Trump Salahkan atas Harga Bensin  Menurut Presiden Amerika Serikat Donald Trump, hambatan di Selat Hormuz sudah bukan lagi alasan masyarakat Amerika membayar lebih mahal di pom bensin. Sebagai gantinya, ia menyoroti kilang minyak sebagai penyebab utama.  “Yang menaikkan harga Bensin sekarang bukan lagi Selat Hormuz, karena Jumlah Barel Rekor sekarang keluar hampir setiap hari, tapi kata, ‘Kilang,’ di mana kilang Rusia hancur akibat Ukraina, dan kilang kami ditutup di Negara Bagian Biru, seperti California, oleh Dumocrats,” tulis Presiden di Truth Social.  Bagian dari pernyataan itu memang benar. Menurut data Kpler, ekspor minyak mentah Timur Tengah rata-rata mencapai 18,5 juta barel per hari hingga minggu 1 Oktober, melebihi level sebelum perang.  Disponsori  Disponsori  Namun, kapal-kapal masih terus menjadi sasaran serangan. Kebakaran pada hari Senin terjadi hanya beberapa hari setelah serangan tanker Hormuz lainnya yang sempat

10-06Industri

Saham Brasil Cetak Rekor saat Dolar Anjlok setelah Kejutan Pemilu

Pemilu Brazil memberikan dampak besar pada pasar keuangan negara tersebut hari ini. Indeks Ibovespa menembus 200.000 poin untuk pertama kalinya dalam sejarah pada hari Senin setelah pemimpin sayap kanan Flávio Bolsonaro secara tak terduga unggul dari Presiden Lula da Silva di putaran pertama pemilihan presiden Brazil.  Indeks acuan tersebut naik lebih dari 10% hari ini, menjadi kenaikan harian tertinggi pada tahun ini.  Pasar Menguat Setelah Bolsonaro Menang di Pemilihan Awal  Bolsonaro meraih 47,03% suara sah, sedangkan Lula mendapatkan 45,16%, menurut data Pengadilan Pemilu Agung Brazil. Keduanya akan kembali bersaing dalam putaran kedua pada 25 Oktober.  Hasil pemilu ini membantah hasil survei akhir dan langsung memicu penyesuaian harga aset Brazil.  Disponsori  Disponsori  Reksa dana EWZ yang terdaftar di AS, yang melacak saham-saham Brazil, melonjak hampir 13% saat pre-market.  Mata uang Brazil, real, juga melesat. Dolar turun 5% hari ini secara langsung.  JPMorgan memperkirakan saham Brazil bisa naik hingga 11% dalam waktu dekatdan nilai dolar dapat terus turun.  Reli Pasar Kini Menghadapi Kenyataan  Pemilu ini memang belum selesai, dan para investor mulai melihat peluang di luar hasil kotak suara.  “Pasar bukan menilai hasil pemilu; pasar menilai pelaksanaan kebijakan,” ujar CEO MA7 Capital, André Matos.  Ujian berikutnya adalah kebijakan fiskal. Sidney Lima dari Ouro Preto Investimentos menuturkan rencana yang kredibel terkait utang dan pengeluaran bisa membuat

10-06Industri

Mengapa Perusahaan Finansial Menjadi Validator Blockchain? Amber Bergabung dengan XDC

Amber Premium semakin fokus pada infrastruktur blockchain. Platform aset digital yang dimiliki oleh Amber International yang tercatat di Nasdaq ini telah bergabung dengan XDC Network sebagai validator masternode melalui bisnisnya di Singapura, Sparrow Tech.  Artinya, Amber sekarang akan membantu memverifikasi transaksi dan mendukung jaringan secara langsung. Bagi perusahaan yang lebih dikenal dalam bidang trading kripto dan manajemen kekayaan, ini merupakan langkah bisnis yang berbeda.  Amber Beralih Dari Pengguna Crypto Menjadi Pengelola Jaringannya Sendiri  Sparrow Tech beroperasi sebagai Amber Premium Singapore dan telah memiliki lisensi Major Payment Institution dari Otoritas Moneter Singapura untuk layanan token pembayaran digital. Pencatatan resmi MAS menegaskan kepemilikan lisensi ini.  Dengan menjadi validator, Amber semakin dekat dengan inti infrastruktur di balik pasar kripto.  Validator memegang peran penting dalam jaringan blockchain. Mereka membantu mengonfirmasi transaksi dan menjaga catatan ledger yang menjadi acuan bagi semua pihak.  XDC memang berupaya menghadirkan perusahaan-perusahaan mapan untuk menempati posisi tersebut.  Partisipan infrastruktur yang ada saat ini mencakup nama seperti Deutsche Telekom. Selain itu, Republic dan Clearpool juga sudah bergabung sebagai validator institusional bersama infrastruktur yang terafiliasi dengan SBI.  Hal ini menjadi penting karena adopsi blockchain oleh lembaga keuangan kian sering menimbulkan pertanyaan sederhana: siapa sebenarnya yang menjalankan jaringan tersebut?  Wall Street Ingin Blockchain, Tapi Juga Ingin Ada Pihak yang Bertanggung Jawab  XDC memposisikan

10-06Industri
1
...
57
...
468