3 Pejabat The Fed Baru Saja Menjelaskan Alasan Suara Kenaikan Suku Bunga Mereka: Apakah Inflasi Sedang Menang?

Ikhtisar:Tiga pejabat The Fed memberikan suara berbeda dalam keputusan suku bunga pekan ini: mereka ingin menaikkan suku bunga, sementara komite mempertahankan target di kisaran 3,50%-3,75% dengan hasil 9:3. Lorie Logan, Neel Kashkari, dan Beth Hammack menginginkan kenaikan seperempat poin, tetapi alasan mereka berbeda. Logan menilai inflasi masih terjebak di sekitar 2,5% dan risiko bergerak ke atas, sehingga diperlukan kenaikan kecil segera. Kashkari lebih menekankan ketidakpastian prospek ekonomi sebagai alasan kebijakan lebih ketat, sementara alasan Hammack belum dipublikasikan. Perbedaan argumen ini dinilai lebih sulit dijawab daripada satu suara bulat. Di pasar kripto, Bitcoin sempat naik setelah keputusan, lalu turun ke sekitar US$62.600. Rapat berikutnya digelar September; jika kondisi berubah, kelompok minoritas hanya butuh satu suara tambahan untuk memenangkan debat.

Tiga pejabat The Fed memberikan suara untuk kenaikan suku bunga pada hari Rabu. Pada hari Jumat, akhirnya mereka mengungkapkan alasannya.

Jawaban mereka tidak sama. Masing-masing menginginkan suku bunga yang lebih tinggi karena alasan berbeda. Perbedaan itulah inti ceritanya.

Disponsori

Disponsori

Mengapa Voting Kenaikan Suku Bunga The Fed Terbagi 9 Banding 3

The Fed memutuskan untuk mempertahankan suku bunga pada hari Rabu. Target suku bunga tetap di kisaran 3,50% hingga 3,75%.

Tiga anggota komite tidak setuju. Lorie Logan dari Dallas, Neel Kashkari dari Minneapolis, serta Beth Hammack dari Cleveland, semua menginginkan kenaikan seperempat poin. Hasilnya, suara terpecah 9 melawan 3.

Hasil voting langsung diumumkan ke publik. Namun, alasan di balik voting itu tidak langsung disampaikan.

Chair Kevin Warsh meminta para jurnalis untuk mainkan bolanya, bukan hakimnya. Ia memaparkan hal-hal yang diperdebatkan dalam komite. Tapi, ia tidak pernah menjelaskan mengapa mayoritas memilih untuk menahan suku bunga.

Tiga orang yang kalah voting justru kini berbicara lebih banyak dibanding sembilan yang memenangkannya.

The three Fed presidents who dissented in favor of a rate hike have arguably provided more of a rationale for their decision than the majority of the FOMC did in its statement on Wednesday or via the press conference.

Here's Dallas Fed President Lorie Logan, essentially…

Disponsori

Disponsori

Ikuti kami di X untuk dapatkan berita terbaru secara langsung

Trader obligasi sudah menentukan sikap. Yield obligasi Treasury 30 tahun ditutup di level tertinggi sejak 2007 pada hari Kamis.

Logan: Inflasi Terjebak di Kisaran 2,5%

Alasan Logan sangat sederhana. Harga sudah naik terlalu cepat selama lebih dari lima tahun. Inflasi belum menuju ke level 2%.

Kalau pengaruh kejutan pasokan satu kali dan meningkatnya produktivitas dikeluarkan, ujar Logan, inflasi tetap berada di kisaran 2,5%. Risikonya adalah inflasi justru bergerak ke atas, bukan ke bawah.

Ia juga menilai suku bunga saat ini belum memperlambat apapun. Lapangan kerja masih kuat. Begitu juga dengan belanja masyarakat.

“Tanpa adanya kebijakan pengetatan, inflasi kemungkinan akan terus bergerak di atas target sampai terjadi guncangan tak terduga. FOMC tidak bisa hanya mengandalkan guncangan yang tak terduga ini untuk mencapai tujuannya dan selalu dapat menyesuaikan kebijakan jika guncangan tersebut benar-benar terjadi,” terang Logan, pernyataannya.

Solusi dari Logan adalah tindakan kecil dan cepat. Kenaikan seperempat poin sekarang lebih baik daripada kenaikan besar di kemudian hari.

Satu Suara, 3 Alasan Berbeda

Kashkari tidak mengambil argumen Logan. Sebaliknya, BeInCrypto melihat Kashkari sebagai seorang risk manager. Ia menginginkan kebijakan yang lebih ketat karena prospek ekonomi yang sangat tidak pasti, bukan lantaran inflasi sudah terbukti terjebak.

Hammack adalah suara ketiga. Alasannya sendiri belum dipublikasikan pada waktu publikasi.

Di mana tiga penentang Fed sepakat dan di mana mereka berbeda pendapat. Sumber: BeInCrypto

Inilah kenapa hal ini penting. Satu argumen bersama mudah dijawab. Tiga argumen terpisah jauh lebih sulit diatasi. Ini seperti perpecahan keluarga Fed yang sebelumnya diinginkan Warsh.

Dampaknya ke aset kripto sudah terasa. Bitcoin (BTC) sempat naik setelah keputusan The Fed mempertahankan suku bunga pada hari Rabu. Tapi kemudian turun lagi, diperdagangkan di dekat US$62.600 pada hari Jumat, turun 3,2% dalam sehari.

Performa Harga Bitcoin | Sumber: BeInCrypto

Rapat berikutnya akan berlangsung September. Jika harga minyak naik lagi, tiga orang ini mungkin tidak perlu lagi memenangkan debat. Mereka hanya butuh satu suara tambahan saja.

Disclaimer

Pandangan dalam artikel ini hanya mewakili pandangan pribadi penulis dan bukan merupakan saran investasi untuk platform ini. Platform ini tidak menjamin keakuratan, kelengkapan dan ketepatan waktu informasi artikel, juga tidak bertanggung jawab atas kerugian yang disebabkan oleh penggunaan atau kepercayaan informasi artikel.
Sebelumnya

Saham Apple Turun setelah Laporan Keuangan: Bisakah US$280 Menjaga Peluang ke All-Time High Baru?

Selanjutnya

Kebaikan dan keburukan perps, menurut para pedagang kripto