Tether Bersiap Memberikan Akses FBI ke Platform Perusahaan Setelah Masuk ke Dinas Rahasia AS: CEO Paolo Ardoino
Penerbit Stablecoin Tether (USDT) sedang bersiap untuk memberikan akses kepada Biro Investigasi Federal (FBI) ke platformnya segera setelah bergabung dengan Dinas Rahasia AS. Dalam surat baru yang ditujukan kepada Senator Cynthia Lummis dan Perwakilan James French Hill, kepala eksekutif Tether Paolo Ardoino mengatakan bahwa perusahaan crypto tersebut melibatkan lembaga penegak hukum sebagai sarana untuk memerangi kejahatan. Dalam surat tersebut, Ardoino menjelaskan bagaimana Tether bekerja sama dengan Kantor Pengawasan Aset Luar Negeri (OFAC) untuk membekukan dompet dalam daftar SDN (Warga Negara yang Ditunjuk Khusus dan Orang yang Diblokir) milik pemerintah. Dalam siaran pers yang menyertainya, Ardoino mengatakan bahwa Tether memiliki misi mendukung penegakan hukum dalam upaya mengangkat status dolar AS di kancah global. Penafian: Pendapat yang dikemukakan di The Daily Hodl bukan nasihat investasi. Investor harus melakukan uji tuntas sebelum melakukan investasi berisiko tinggi dalam Bitcoin, cryptocurrency, atau aset digital. Harap diperhatikan bahwa transfer dan perdagangan Anda adalah risiko Anda sendiri, dan setiap kerugian yang mungkin Anda tanggung adalah tanggung jawab Anda. Daily Hodl tidak merekomendasikan pembelian atau penjualan cryptocurrency atau aset digital apa pun, juga The Daily Hodl bukan penasihat investasi. Harap dicatat bahwa The Daily Hodl berpartisipasi dalam pemasaran afiliasi.